Home

  Anda Membutuhkan Pacul, Sekop, Linggis untuk mengolah Proyek ? Hubungi kami...

Kami adalah Koperasi industri kecil logam yang mengembangkan usahanya melalui kerjasama para anggota dalam bidang pemasaran, penyediaan bahan baku dan permodalan. Kami menyediakan berbagai peralatan pertanian seperti pacul/cangkul, sekop, linggis, dodos, egrek, dll-nya.untuk keperluan masyarakat di dalam negeri mapun di ekspor ke pasar internasional. Hubungi kami melalui hp no 0896669345 atau 031 6069 1476  a/n M Sofyan Syah atau ke Sekretariat koperasi telepon 031-8535301

pacul

 

 Dimana Letak Koperasi Waru Buana Putra

Lokasi Koperasi Waru Buana Putra ada di perbatasan Kabupaten Sidoarjo dengan Kota Surabaya. Tempat ini dapat dicapai melalui jalan disebelah Stasiun Kereta Api Waru, ke arah Selatan sejauh 200 meter, kemudian membelok kekiri, arah Timur. Jalanlah lurus sejauh 1 km,dan akan sampai dipertigaan. Dari pertigaan ini belok kekanan sejauh 300 meter, dan akan ditemukan kantor Koperasi Waru Buana Putra, di sebelah kiri/Utara jalan. Lihat denah dibawah.

 

 

 
Berita Organisasi Koperasi

Rapat Anggota Tahunan  th 2011

Pada hari Rabu tgl 29 Pebruari 2012, telah di selenggarakan Rapat Anggota Tahunan ( RAT) Koperasi Waru Buana Putra, di desa Ngingas Waru Sidoarjo. RAT dihadiri oleh 45 orang anggota aktif, pejabat dari Dinas Perindag, Koperasi dan UKM , dan ESDM, Dekopin kab Sidoarjo Dalam foto  terlihat Bp Ismail SH sedang memberikan sambutan sekaligus membuka RAT tersebut. Selanjutnya pengurus menjelaskan kondisi Koperasi yang mengalami banyak peningkatan, baik ditinjau dari jumlah anggota, SHU, effektifitas pinjaman dari Bank . Dalam RAT tersebut dipilih pengurus dan pengawas untuk periode th 2012- 2014. Pada halaman statistik ditampilkan grafik rangkuman perkembangan koperasi pada tahun 2003-2011.(mm)

 
Jatim gelar pelatihan pemasaran koperasi

BISNIS INDONESIA: Jatim gelar pelatihan pemasaran koperasi

Oleh Adam A. Chevny

 
SURABAYA: D inas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Jawa Timur memfasilitasi peningkatan teknis purchasing dan labelling produk terhadap 50 manajer ri
tel koperasi s e-Jawa Timur  melalui kerja sama dengan Asosiasi Koperasi Ritel Indonesia (AKRI).
 
Kegiatan yang berlangsung dua hari itu guna meningkatkan daya saing usaha ritel yang dikelola koperasi, di tengah semakin meluasnya pengoperasian ritel modern berjaringan nasional hingga ke tingkat perdesaan.
 
Imam Sutrisno, Kepala Seksi Industri, Perdagangan dan Pertambangan Bagian Usaha Koperasi Dinkop dan UMKM Jatim, mengatakan pengadaan/pembelian dan pelabelan produk merupakan aspek penting bagi usaha ritel, terutama ritel koperasi yang belum memiliki jaringan kuat dalam mendapatkan barang dagangan.
 
Menurut dia, rendahnya kemampuan teknis tentang manajemen purchasing dan labelling di kalangan ritel koperasi di Jatim mengakibatkan posisi tawarnya terhadap pemasok barang menjadi lemah.
 
“Di Jatim terdapat sekitar 8.000 unit ritel milik koperasi yang kini menghadapi pesaing ritel modern berjaringan nasional. Ritel modern terus bertambah, maka ritel koperasi perlu diupayakan peningkatan daya saingnya,” ujarnya kepada Bisnis hari ini.
 
Hal itu diungkapkan seusai melakukan bimbingan teknis purchasing dan labeling produk bagi koperasi ritel yang berlangsung di Malang, Jatim, pada 7–8 Februari. Kegiatan yang melibatkan konsultan ritel dari AKRI dan PT Efrata Surabaya tersebut diikuti 50 pelaku ritel koperasi berasal dari koperasi karyawan, koperasi wanita, koperasi pegawai Republik Indonesia (KPRI), koperasi pondok pesantren dan koperasi primer lainnya.
 
Imam menambahkan sebagian besar koperasi ritel di Jatim masih dikelola secara konvensional, sehingga tidak berkembang. Namun, sebagian lain telah mengarah terhadap swalayan modern, terutama yang tergabung AKRI, bahkan ada koperasi menjadi pemasok barang bagi koperasi lainnya.
 
“Meluasnya pengoperasian ritel modern berjaringan nasional menjadi pesaing berat bagi koperasi ritel, tetapi koperasi masih punya peluang berupa pembeli tetap yakni para anggotanya,” paparnya. (sut)